Kamis, 26 Januari 2012

Informasi tentang PHK PKPD

Informasi Singkat

Hasil berdasarkan Financial Assistance Package (FAP) untuk Institusi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan

Banyak institusi pendidikan tinggi kesehatan Indonesia yang sangat membutuhkan penguatan kinerja institusi mereka untuk meraih persyaratan akreditasi untuk saat ini dan masa depan. Investasi dan capacity buildingdibutuhkan untuk itu. Oleh karena itu, proyek ini meliputi Financial Assistance Package (FAP) yang kompetitif untuk menciptakan peluang bagi sekolah medis untuk mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kinerja dan mencapai standar akreditasi nasional. Hibah tersebut diberi nama Program Hibah Kompetisi – Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD).


Proyek ini akan mengadopsi 3 prinsip kunci dalam mengalokasikan FAP : (i) hasil berdasar alokasi sumber daya sesuai dengan evaluasi kinerja tahunan, (ii) kompetisi yang sehat diantara sekolah medis sesuai dengan kapasitas mereka, (iii) kerjasama di antara sekolah medis yang sudah unggul maupun yang masih kurang untuk membangun kapasitas sekolah yang masih kurang kuat berdasarkan kebutuhan spesifik mereka.


Proyek ini akan memiliki 3 skema FAP :
Skema A : FAP bagi sekolah medis unggulan untuk membangun reputasi internasional dan memperkuat daya saing global Indonesia (Hibah Pengembangan Unggulan dan Kemitraan) 
Skema B : FAP untuk mendukung sekolah medis baru dan yang masih lemah kapasitasnya dalam meraih standar pendidikan medis yang ditetapkan oleh Indonesian Medical Council (IMC) melalui kerjasama dengan sekolah medis unggulan (Hibah Pengembangan Institusi Melalui Kemitraan) 
Skema C : FAP untuk mendukung sekolah medis yang kapasitasnya sedang dalam meraih standar pendidikan medis yang ditetapkan oleh Indonesian Medical Council (Hibah Peningkatan Mutu dan Akses) 


sumber : http://hpeq.dikti.go.id/?page_id=166

PHK PKPD UII masuk pada skema C, yaitu Hibah Peningkatan Mutu dan Akses. PHK PKPD UII bersekretariat di Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

Istilah - Istilah Dalam HPEQ Project

Bagi anda yang sedang sama- sama menjalankan HPEQ Project mungkin anda mendapatkan istilah-istilah 'asing' yang belum familiar selama ini, berikut beberapa Istilah yang ditemui dalam Hpeq Project :

1.  CPCU : Central Project Coordination Unit
2.  TOR    : Term Of Reference
3.  NOL    : No Objection Letter
4. HPEQ  : Health Profesional Education Quality (atau dalam bahasa indonesianya "Program Hibah Kompetisi  Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter disingkat (PHK PKPD)
5.  WB      : World Bank (Bank Dunia)
6.  KPA    : Kuasa Pengguna Anggaran
7.  Bidding Document : Dokumen Pengadaan
8.  Procurement Plan  : Perencanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa
9.  KAK   : Kerangka Acuan Kerja
10.BER   : Bidding Evaluation Report
11.Post Review  : Tahapan pengadaan barang dan

Kegiatan PHK PKPD UII Tahun 2012

Project Implementation Unit (PIU) PHK PKPD UII pada tahun 2012 merancang beberapa kegiatan guna melanjutkan program yang sudah berjalan pad Tahun 2011, Kegiatan dibagi menjadi 5 Aktivitas, meliputi 
1. Aktivitas 1, yaitu Peningkatan Kualitas Input Melalui Perbaikan Mekanisme Seleksi Mahasiswa Baru
2. Aktivitas 2, yaitu Peningkatan Relevansi Pendidikan Dokter Melalui Perbaikan Kurikulum
3. Aktivitas 3, yaitu Perbaikan Kualitas Proses Pembelajaran Melalui Inovasi Pembelajaran dan Optimalisasi Sumber Daya
4. Aktivitas 4, yaitu Penguatan Kemampuan Penalaran Klinis (Clinical Reasoning) Mahasiswa Untuk Mendukung Pencapaian Kompetensi
5. Aktivitas 5, yaitu Optimalisasi Pencapaian Prestasi Mahasiswa Melalui Penguatan Kemandirian dan Peningkatan Budaya Akademik untuk Menunjang Pembelajaran yang Terpusat pada Mahasiswa

Aktivitas-aktivitas tersebut dijabarkan dalam beberapa sub aktivitas dengan berbagai macam kegiatan yang berupa Lokakarya, Non Degree Training, In House Training, Degree Training, Pengembangan Sistem, Hibah Penelitian dan Hibah Pengajaran.
Berikut ini merupakan Kegiatan PHK PKPD UII pada tahun 2012

Rabu, 11 Mei 2011

Agenda di Bulan Mei 2011

Agenda Lokakarya dan In House Training di Bulan Mei 2011 ini adalah
1. Lokakarya Peninfkatan Skenario Anamnesis, Sabtu 14 Mei 2011
2. In House Training Peningkatan Kemampuan Staf dalam Penyusunan Mikrokurikulum

Minggu, 01 Mei 2011

Lokakarya Penyusunan KBK FKUII 2005 yang Disempurnakan

Sabtu, 30 April 2011 bertempat di ruang 2.18 kampus Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) telah diadakan kegiatan lokakarya Perbaikan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) FK UII 2005. Kegiatan lokakarya ini merupakan bagian dari pelaksanaan PHK PKPD untuk anggaran 2011 dan merupakan awal dari serangkaian kegiatan dalam rangka perbaikan KBK FK UII 2005.  
 
Acara yang dihadiri oleh segenap jajaran dekanat dan prodi FK UII, koordinator tim blok serta wakil dari setiap departemen dibuka langsung oleh Dekan FK UII dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes. Dalam sambutannya Ibu Dekan menegaskan tentang pentingnya kegiatan perbaikan kurikulum ini sebagai bentuk upaya FK UII untuk terus meningkatkan kualitas proses pendidikan di FK UII. 
 
Materi pertama disampaikan oleh Prof. dr. Hardiyanto Soebono Sp.KK(K). Sebagai ketua KKI (Konsil Kedokteran Indonesia) beliau memaparkan tentang Challange and Opportunity dalam pengembangan institusi pendidikan dokter di Indonesia. Diawali dengan pemaparan sejarah perkembangan sistem pendidikan di Indonesia, Prof. Hardiyanto menyampaikan bahwa hingga tahun 2011 ini di Indonesia telah berdiri 71 program studi pendidikan dokter dengan distribusi terbesar di Pulau Jawa. Dari 71 prodi pendidikan dokter tersebut kurang lebih baru separuhnya yang telah terakreditasi. Hal ini merupakan salah satu tantangan besar bagi pendidikan dokter di Indonesia, termasuk FK UII, karena saat ini telah diberlakukan borang akreditasi yang baru yang lebih dapat memberikan gambaran proses dan kualitas pendidikan di fakultas kedokteran. Akreditasi, penjaminan mutu dan standar pendidikan kedokteran disampaikan oleh Prof. Hardiyanto sebagai isu-is global yang penting diperhatikan oleh FK UII dalam menyusun kurikulum pendidikan di  FK UII.Tak kalah penting dengan isu-isu global, terdapat beberapa isu-isu nasional yang juga harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan kurikulum di FK UII. Diantara isu-isu nasional tersebut adalah masih belum meratanya distribusi lulusan dokter, lemahnya kompetensi lulusan dokter di area kesehatan masyarakat serta rencana perbaikan dari SKDI. Diharapkan KBK 2005 yang disempurnakan dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut.
 
Materi kedua disampaikan oleh dr. Titi Savitri, M.Med. Ed, PhD dari FK UGM yang merupakan seorang pakar di bidang pendidikan kedokteran dengan minat utama di bidang kurikulum. Beliau memaparkan tentang teknis penyusunan kurikulum, baik dari makro, meso maupun mikro kurikulum. Penyusunan makrokurikulum akan menghasilkan peta kurikulum yang mencakup tema fase dan blok pendukung, sedangkan penyusunan mesokurikulum akan diperoleh blue print blok. Dan hasil dari penyusunan mikrokurikulum adalah buku panduan blok untuk mahasiswa dan tutor.
 
Keluaran yang diharapkan dari lokakarya ini adalah tersusunnya rancangan mesokurikulum uuntuk KBK FK UII 2005 yang disempurnakan. Sebagai bahan pertimbangan penyusunan rancangan mesokurikulum, maka pada sesi ketiga dr. Umatul Khoiriyah sebagai Ketua MEU (Medical Education Unit) memaparkan hasil evaluasi lengkap KBK FK UII 2005 yang sebelumnya telah dilakukan melalui berbagai kegiatan, salah satunya lokakarya evaluasi KBK FK UII 2005. 
 
Setelah mendapat pemaparan tentang challange dan opportunity untuk pengembangan pendidikan dokter serta teknis penyusunan kurikulum dan berbagai asupan hasil evaluasi KBK FK UII 2005 maka peserta lokakarya yang hadir dibagi dalam beberapa kelompok kecil yang didampingi oleh seorang fasilitator melakukan FGD untuk mendiskusikan rancangan peta kurikulum.
 
Kegiatan penyusunan KBK FK UII 2005 yang disempurnakan tidak berhenti di lokakarya ini saja namun akan dilanjutkan oleh serangkaian kegiatan lainnya hingga dihasilkan sebuah draft KBK FK UII 2005 yang disempurnakan secara lengkap. Salah satu kegiatan lanjutan dari lokakarya ini adalah in house training penyusunan mikrokurikulum yang akan dilaksanakan di awal Mei serta pendampingan penyusunan KBK FK UII 2005 yang disempurnakan oleh tenaga ahli.
 

Minggu, 24 April 2011

Agenda Kegiatan Bulan April 2011

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di bulan april ini adalah :
1. Lokakarya Perbaikan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)
2. Benchmark ke FK UNAIR dan FK UI

Minggu, 10 April 2011

Tim Bank Dunia Mengunjungi PHK-PKPD UII


Foto tim PHK PKPD UII dengan tim dari World Bank
Setelah melalui proses seleksi yang panjang, Fakultas Kedokteran UII dinyatakan menjadi salah satu pemenang untuk mendapatkan dana PHK-PKPD dari Health Profession Education Quality- Project (HPEQ). Pihak FK UII yang diwakili oleh Direktur Eksekutif PHK PKPD UII, dr Ummatul Khoiriyah, MMedEd., sudah menandatangani surat kontrak pada tanggal 23 Oktober 2010 lalu, dengan pihak CPCU HPEQ. HPEQ merupakan proyek dengan dana pinjaman dari World Bank yang dikembangkan oleh Dikti dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan profesi kesehatan di Indonesia termasuk pendidikan kedokteran. Hal ini merupakan usaha dari pemerintah untuk meningkatkan Human Development Index Indonesia yang masih rendah bahkan di tingkat ASEAN.
Dalam rangka pelaksanaan HPEQ tersebut, Kamis, 31 Maret 2011, Bank Dunia melakukan kunjungan kebeberapa Universitas pemenang Hibah PHK PKPD, salah satunya FK UII. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat dan menilai progress implementasi.
Bank Dunia yang didampingi CPCU HPEQ, disambut hangat oleh pihak Universitas Islam Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Ir. Bachnas, M.Sc., dan Wakil Rektor II, Dra. Neni Meidawati, M.Si., Ak. Dalam sambutannya, WR I mengungucapkan rasa terima kasihnya kepada Bank Dunia sudah memberikan kepercayaan kepada UII khususnya Fakultas Kedokteran untuk menggunakan dana pinjaman Bank Dunia guna memperbaiki Kualitas Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran.
Pada kunjungan tersebut, PHK PKPD FK UII, mempresentasikan progress implementasi proyek dan sesi tanya-jawab terkait pelaksanaan PHK PKPD.